Posted by: anomsuratno | July 19, 2008

anomsuratno.net

Finally, I got my domain and hosting so you can continue reading my blog on

Posted by: anomsuratno | July 3, 2008

Koneksi Internet Telkomsel, Telkomflash, IM3/Mentari, Axis

Untuk mendapatkan koneksi internet saat ini, sangat bangat pilihan yang dapat kita pilih. Tentunya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berdasarkan pengalaman saya menggunakan beberapa provider yaitu Telkomsel dengan kartu As, IM3/Mentari, Mentari Sakti, dan terakhir Axis.
Saya menyebutkan provider dengan pengulangan yang berarti bahwa saya menggunakan fasilitas yang berbeda dari provider tersebut. Telkomsel misalnya memberikan fasilitas GPRS, Edge, 3G dan HSDPA dengan pilihan menggunakan fasilitas default melalui kartu keluaran mereka yaitu, AS dan SIMPATI untuk pra bayarnya. IM3/Mentari berbeda dengan Mentari Sakti dari segi tarif.
Hasil percobaan dengan 3 provider tersebut (berdasar mana yang terlebih dahulu dicoba) adalah sebagai berikut

  1. IM3/Mentari
    Pertama mencoba akses GPRS menggunakan kartu IM3/Mentari cukup memuaskan dengan tarif 1 rupiah per Kb. Kita mesti pintar-pintar menggunakan web browser agar hemat pulsa, yaitu dengan menonaktifkan image load dan java maupun javascript. Didukung oleh kualitas dan jangkauan jaringan yang memuaskan, kita bisa terhubung ke internet di manapun. Dengan jangkauan GPRS, EDGE, 3G dan HSDPA yang semakin luas kita bisa merasakan kecepatan yang luar biasa.
  2. Telkomsel dengan kartu As/Simpati
    Jangan kaget kalau pulsa Anda tersedot begitu cepat kalau menggunakan fasilitas internet AS/Simpati karena tarifnya yang 12 Rupiah/Kb. Artinya, 12 kali lipat dari IM3/Mentari. Dan itu artinya 12 kali lebih cepat pulsa Anda habis. Dari pengalaman saat mencoba koneksi dengan kartu As. pulsa 5000 tinggal 500 rupiah hanya dengan membuka halaman Google dengan pencarian kata “bodong”. Begitu diload langsung terima sms dari 222 kalau pulsa sudah tidak mencukupi untuk melakukan koneksi data. Langsung kapok deh. Apalagi isi ulang pulsa kartu As lebih mahal dari yang lain.
  3. Mentari Sakti
    Dikira sama tarifnya dengan IM3/Mentari, ternyata tarif internetnya 5 rp/Kb. Walaupun starter packnya cuma seharga 5000 untuk pulsa 10.000. Masih lebih untuk pake IM3 yang starter packnya 8000.
  4. Telkomflash
    Fasilitan baru dari telkomsel. Bisa menggunakan kartu halo dengan bandwitdh 256, per bulan 125 ribu per bulan atau menggunakan kartu AS atau Simpati dengan memotong pulsa yang ada sesuai dengan paket yang kita pilih. Untuk 5000, mendapatkan kuota 5 M, 10000 mendapatkan kuota 10 M, 20000 mendapatkan kuota 30 M. Artinya yang termahal adalah 1 Rp/Kb. Seimbang dengan IM3/Mentari. Dengan dukungan jaringan dan jangkauan yang luas, akses internet kita tak terbatas. Apalagi kalau didukung dengan Handphone atau modem yang support 3G atau HSDPA di jaringan yang juga mendukung, kita akan mendapatkan koneksi dengan kecepatan tinggi.
  5. Axis
    Operator baru yang memberikan tarif internet termurah yaitu 0,1 Rp/Kb dengan keterbatasannya.Terbatas 10M per hari (kelebihan dihitung 1 Rp/kB), terbatas jaringannya. Untuk yang di kota-kota besar cukup menguntungkan. 10 kali lebih banyak yang bisa didapat dari provider yang lain.

Dari pengalaman di atas saya mengambil keuntungan dengan menggunakan IM3/Mentari dan Telkomflash untuk koneksi di mana saja di luar jangkauan Axis. Dan tentu saja menggunakan Axis bila jaringan telah tersedia (di kota-kota). Internet di mana saja dan kapan saja.

(Tulisan ini dikirim menggunakan koneksi Telkomflash dengan kartu As)

Posted by: anomsuratno | May 8, 2008

Perintah SSH dan Terminal yang umum digunakan

Kami coba menaruh perintah-perintah SSH dan Linux Shell dan mengaturnya berdasarkan nama agar anda dapat menemukan sebuah perintah dengan mudah beserta dengan deskripsi dan bagaimana menggunakannya.Guide ini akan terus diupdate dan bukan merupakan list yang komplit. akan tetapi perintah-perintah yang kami temukan sering digunakan. Jika anda ingin menambahkan silakan mengirim emailatau berkomentar.

Perintah-perintah SSH dan Linux shell yang umum:

ls : list file atau direktory (seperti dir di Windows atau DOS)
ls -al : menampilkan semua file termasuk yang diawali dengan tanda titik, direktory dan detail dari atribute setiap file

cd : berganti direktori. Contoh ‘ cd /usr/local/apache = menuju ke directori /usr/local/apache/
cd ~ : berpindah atau menuju direktori home
cd – : menuju direktory terakhir dimana Anda berada
cd .. : pindah ke direktory lebih atas

cat : menampilkan isi file ke layar
cat namafile.txt : menampilkan isi file ‘namafile.txt’ ke layar.

tail : seperti cat, tetapii hanya membaca akhir file.
tail /var/log/messages : melihat 20 baris akhir dari /var/log/messages
tail -f /var/log/messages ; melihat file secara berkesinambungan sementara file tersebut diupdate.
tail -200 /var/log/messages : menampilkan 200 baris terakhir ke layar

pico : file editor yang mudah digunakan
pico /home/anom/public_html/index.html : mengedit halaman index dari website user.

vi : editor yang lain dengan banyak sekali feature, agak sulit digunakan daripada pico.
Untuk belajar vi ketikkan ‘vimtutor’ di terminal dan ikuti langkah-langkahnya.
vi /home/anom/public_html/index.html : mengedit halaman index dari website user.

grep : mencari pola dalam file-file
grep root /etc/passwd : menampilkan semua yang sesuai dengan root di /etc/passwd
grep -v root /etc/passwd : menunjukkan semua baris yang tidak sama dengan root

touch : membuat file kosong
touch /home/anom/public_html/404.html : membuat file kosong bernama ’404.html’ di dalam direktori /home/anom/public_html/

ln : membuat link antara file dan direktory
ln -s /usr/local/apache/conf/httpd.conf /etc/httpd.conf : Anda dapat mengedit /etc/httpd.conf, perubahan-perubahan yang dilakukan akan berpengaruh pada file aslinya, tetapi anda dapat menghapus linknya dan tidak menghapus file aslinya.

rm : menghapus sebuah file
rm namafile.txt : menghapus file bernama ‘namafile.txt’ dan menanyakan apakah anda akan benar-benar menghapus file tersebut
rm – f namafile.txt ; menghapus ‘namafile.txt’ tanpa konfirmasi
rm -rf tmp/ : menghapus direktori tmp secara rekursif dengan semua file di dalamnya termasuk sub direktori. (Hati-hati dengan perintah ini!!!!!!)

Posted by: anomsuratno | May 8, 2008

Perintah SSH dan Terminal yang umum digunakan

Kami coba menaruh perintah-perintah SSH dan Linux Shell dan mengaturnya berdasarkan nama agar anda dapat menemukan sebuah perintah dengan mudah beserta dengan deskripsi dan bagaimana menggunakannya.Guide ini akan terus diupdate dan bukan merupakan list yang komplit. akan tetapi perintah-perintah yang kami temukan sering digunakan. Jika anda ingin menambahkan silakan mengirim emailatau berkomentar.

Perintah-perintah SSH dan Linux shell yang umum:

ls : list file atau direktory (seperti dir di Windows atau DOS)
ls -al : menampilkan semua file termasuk yang diawali dengan tanda titik, direktory dan detail dari atribute setiap file

cd : berganti direktori. Contoh ‘ cd /usr/local/apache = menuju ke directori /usr/local/apache/
cd ~ : berpindah atau menuju direktori home
cd – : menuju direktory terakhir dimana Anda berada
cd .. : pindah ke direktory lebih atas

cat : menampilkan isi file ke layar
cat namafile.txt : menampilkan isi file ‘namafile.txt’ ke layar.

tail : seperti cat, tetapii hanya membaca akhir file.
tail /var/log/messages : melihat 20 baris akhir dari /var/log/messages
tail -f /var/log/messages ; melihat file secara berkesinambungan sementara file tersebut diupdate.
tail -200 /var/log/messages : menampilkan 200 baris terakhir ke layar

pico : file editor yang mudah digunakan
pico /home/anom/public_html/index.html : mengedit halaman index dari website user.

vi : editor yang lain dengan banyak sekali feature, agak sulit digunakan daripada pico.
Untuk belajar vi ketikkan ‘vimtutor’ di terminal dan ikuti langkah-langkahnya.
vi /home/anom/public_html/index.html : mengedit halaman index dari website user.

grep : mencari pola dalam file-file
grep root /etc/passwd : menampilkan semua yang sesuai dengan root di /etc/passwd
grep -v root /etc/passwd : menunjukkan semua baris yang tidak sama dengan root

touch : membuat file kosong
touch /home/anom/public_html/404.html : membuat file kosong bernama ’404.html’ di dalam direktori /home/anom/public_html/

ln : membuat link antara file dan direktory
ln -s /usr/local/apache/conf/httpd.conf /etc/httpd.conf : Anda dapat mengedit /etc/httpd.conf, perubahan-perubahan yang dilakukan akan berpengaruh pada file aslinya, tetapi anda dapat menghapus linknya dan tidak menghapus file aslinya.

rm : menghapus sebuah file
rm namafile.txt : menghapus file bernama ‘namafile.txt’ dan menanyakan apakah anda akan benar-benar menghapus file tersebut
rm – f namafile.txt ; menghapus ‘namafile.txt’ tanpa konfirmasi
rm -rf tmp/ : menghapus direktori tmp secara rekursif dengan semua file di dalamnya termasuk sub direktori. (Hati-hati dengan perintah ini!!!!!!)

Posted by: anomsuratno | April 24, 2008

BCM43xx Ndiswrapper in Hardy

First before you start installing ndiswrapper you need to blacklist b43 modules by editing /etc/modprobe.d/blacklist
$ sudo gedit /etc/modprobe.d/blacklist
password:

then add:

blacklist b43 (you can put it under blacklist bcm43xx

save and quit gedit.

The second step is to install ndiswrapper
From Applications – Add/Remove
search for ndiswrapper

It will automatically install ndiswrapper with its dependency

Third: copy the bcmwl5.inf and bcmwl5.sys to your home folder and fire up terminal/konsole

change to the directory where you put the two files:
$ cd bcm43
$ sudo ndiswrapper -i bcmwl5.inf

check if the driver is installed by giving command:
$ sudo ndiswrapper -l
bcmwl5 : driver installed
device (14E4:4311) present (alternate driver: bcm43xx)

Fourth: Edit rc.local

$ sudo gedit /etc/rc.local
add the following lines:
rmmod ssb
rmmod ndiswrapper
modprobe ndiswrapper
modprobe ssb

Fifth : Reboot your computer and setup your wireless network

Posted by: anomsuratno | March 26, 2008

Support IGOS Summit 2

I Support IGOS Summit 2

Posted by: anomsuratno | February 22, 2008

Pixma IP1600 Linux Driver Instalation

Originally Posted by pat_bateman
View Post

Here is a trick to install the PIXMA IP1600 on Ubuntu gutsy using the iP2200 driver.
1- install Alien

Code:
sudo apt-get update && sudo apt-get install alien libxml1 libpng3

2-Get the ip 2200 driver

Code:
wget http://software.canon-europe.com/files/soft24301/software/iP2200_Linux_260.tar.gz

3-Unzip it

Code:
tar -zxf iP2200_Linux_260.tar.gz

and suppress useless ones

Code:
rm -f cnijfilter-common-2.60-1.src.rpm cnijfilter-ip2200-lprng-2.60-1.i386.rpm

4-Convert RPM to DEB packages

Code:
sudo alien cnijfilter-common-2.60-1.i386.rpm
sudo alien cnijfilter-ip2200-2.60-1.i386.rpm

5-Install drivers

Code:
sudo dpkg -i cnijfilter-common_2.60-2_i386.deb
sudo dpkg -i cnijfilter-ip2200_2.60-2_i386.deb

6-Create magic links to make stuff working and update the library

Code:
sudo ln -s /usr/lib/libtiff.so.4 /usr/lib/libtiff.so.3
sudo ldconfig

7-Restart the printing manager

Code:
sudo /etc/init.d/cupsys restart

8-Configure the new printer using Gnome
System=>Administration=>Printers
Create a new printer.
Pick the “iP2200 Ver.2.60″ driver for you iP1600.

Powered by ScribeFire.

Posted by: anomsuratno | February 8, 2008

Mengaktifkan WLAN Broadcom 43xx dengan Ndiswrapper

Out With the Bad

The kernel module that serves as the device driver for this wireless
card is called ‘bcm43xx’. As root, remove it from memory, as in this
example:

[2338][scott@laptop:~]$ su
Password:
laptop:/home/scott # rmmod bcm43xx

Now, we have to politely instruct the system to refrain from loading
this module ever again. To do this, we are going to ‘blacklist’ the
module. As root, edit /etc/modprobe.conf.local . Add this line to tell it to never load the bcm43xx module:

blacklist bcm43xx
In With the Good

Ndiswrapper is a way to use a Windows driver in Linux. Thusly, the first thing you need to do is grab said Windows driver from this link.
Download it to somewhere that you will remember. When it is done, go
there, and extract the file (can be done as regular user):

[2339][scott@laptop:~]$ tar -jxvf bcmwl5.tar.bz2
bcmwl5/
bcmwl5/bcmwl5.inf
bcmwl5/bcmwl5.sys
[2339][scott@laptop:~]$

Next, as root, let’s install ndiswrapper using YAST with this simple command:

[2340][scott@laptop:~]$ su
Password:
laptop:/home/scott # yast -i ndiswrapper

Now we need to get ndiswrapper to run the wireless card. This is done as root as in this example:

[2341][scott@laptop:~]$ su
Password:
laptop:/home/scott # ndiswrapper -i /path/to/bcmwl5.inf

You can use ndiswrapper to make sure it worked like this:

[2342][scott@laptop:~]$ su
Password:
laptop:/home/scott # ndiswrapper -l
bcmwl5 : driver installed
device (14E4:4311) present

If you see something like that, you are golden.

Next, we need to write a config file for ndiswrapper. This is done with the following command (as root):

[2342][scott@laptop:~]$ su
Password:
laptop:/home/scott # ndiswrapper -m

Remove all CAT-5 cables from your machine, and then let’s start up ndiswrapper (as root):

[2342][scott@laptop:~]$ su
Password:
laptop:/home/scott # modprobe ndiswrapper

It’s just about set up. Now, we need to make sure it will work
properly when we reboot. We also need to put in the wireless networking
configuration for this adapter.

Make It Work Automatically on Reboot

Now obviously, when the machine reboots, we want to ensure that ndiswrapper
is loaded and used to run this wifi card. To do this is absolute cake.
Go into YAST, go into the Network Devices, and then into the Network
Card. Select the Broadcom wifi card in the list of adapters. Click
CONFIGURE. In the HARDWARE tab, there is a drop-down box called “Module
Name”. Type ‘ndiswrapper‘ in there. Click NEXT to configure your wireless network settings for this adapter.

If you have set up the wireless access point, you should know all
the configuration details that should be entered into this screen. If
you don’t, you can ask your system administrator to help you figure it
out. In any case, fill out this screen with all the appropriate
information.

Click NEXT again, and then FINISH.

Take all CAT-5 cables out of your machine, and reboot. When it comes back up, use iwconfig and ifconfig
to see if you have an IP address. Head to google and search for
something. If you are able to do this, you are in great shape. As such,
we are done here.


S

Powered by ScribeFire.

Posted by: anomsuratno | February 5, 2008

Free Ubuntu Gutsy CD (only 5)

If you are interested in having a Ubuntu Gutsy CD (original from Canonical) do the following:

  1. Give comments on this post
  2. Leave your email address
  3. We’ll contact you soon after you comment here.

Note: Original means the CD is from Canonical (requested with shipit). You can copy and redistribute the CDs and Ubuntu will always be free. You can give it away or charge for the copying cost reasonably.

Powered by ScribeFire.

Posted by: anomsuratno | December 22, 2007

HP 520 and Ubuntu Gutsy 7.10

After some time looking for a “suitable” laptop, I decided to buy HP 520 with Intel Celeron 1.6 G, 1G RAM, 80 G Hardisk SATA, Intel 945GM Video Card, Broadcom 94311 mini PCI, 14.1″ Display, DVD/CDRW.
Why I chose HP compared to Acer or Toshiba? The first reason is HP supports open source. It is proven by the support for the HP printers which I can say Linux printers. When it released new products the driver for the printers are easy to be found. So I thought it is best for me to buy HP laptop.
The second reason is that most of my friends at Post Graduate bought Acer so I want to be different from them. The third reason is because I can afford to buy the laptop. It’s only 5.400.000 rupiah. That’s all the money I could get.
At first I took a look at Lenovo but it was only with 512 of RAM. The second is Toshiba L25 with Vista and Acer.
So be it. Here I am with HP 520.
Fortunately, I had just received 2 CDs from Canonical. Yes, they are Gutsy CDs, i386 and 64. So I installed Gutsy on this laptop. Everything works even the Fn Keys, except the wireless LAN. So I decided to use the Ndiswrapper and now it works.
First, I connected to the internet using the Ethernet Card, update my repository and find suitable apps that I need.
You can ask me the how to of course. Just comment on this blog. OK.

Powered by ScribeFire.

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.